.Pilih Bahasa



Cari Jasa Kelistrikan


KONTROL DAN PROTEKSI MOTOR LISTRIK ARUS BOLAK BALIK

Posted by enal Kamis, 23 Agustus 2012 0 comments
Syarat Umum
Sesuai peraturan umum instalasi listrik (PUIL 2000)syarat umum suatu motor listrik :

PUIL 5.5.1.1 .Pada pelat nama sebuah motor harus ada keterangan atau tanda
1. Nama pembuat
2. Tegangan Pengenal
3. Arus beban Pengenal
4. Daya pengenal
5. Frekwensi pengenal dan jumlah fase untuk motor arus bolak balik.
6. Putaran permenit pengenal
7. Suhu lingkungan pengenal dan kenaikan suhu pengenal
8. Kelas isolasi
9. Tegangan kerja dan arus beban penuh sekunder untuk motor lnduksi rotor lilit
10. Jenis lilitan : shunt ,kompon atau seri untuk motor arus searah
11. Daur kerja


Baca Selengkapnya ....

TRIPPING CURRENT RANGES OF OVERLOAD AND SHORT-CIRCUIT PROTECTIVE DEVICE FOR LV CIRCUIT BREAKER

Posted by enal Minggu, 05 Agustus 2012 0 comments



Tipe of protective relay
Over Load Protection
Short Circuit protection
Domestic Breakers IEC 60898
Thermal magnetic
Ir  = In
Low Setting
Tipe B
3 In Im<5In
Standard setting Tipe C
5 In Im<10 In
High Setting circuit Tipe D
5 In Im<20In (*)

Modular industrial Circuit breaker
Thermal  magnetic
Ir = In
Fixed
Low setting
Tipe B or Z
3,2 In< fixed < 4,8 In
Standard Setting tipe C
7 In < fixed< 10 In
High Settinf
Tipe D or K
10 In <fixed<14 In
Industrial (**)Circuit Breakers
IEC 60947-2
Thermal Magnetic
Ir = In Fixed
Fixed : Im=7 to 10 In

Adjustable :
0,7 In Ir<In
Ajustable :
-Low setting : 2 to 5 In
-standard Setting : 5 to 10 In
Electronic
Long  delay
0,4 In Ir In
Short-delay,adjustable
1,5 Ir Im<10 Ir
Instantantaneous (I)fixed
I=12 to 15 In

* 50 In in IEC 60898 ,Wich is considered to be unrealistically high by most European manufacturers(M-G = 10 to 14 In)
** For industrial use,IEC standards do not specity values. The above value are given only as  being those in common use.
Sumber : Electrical Installation guide- Schneider Electric

Baca Selengkapnya ....

MASALAH KELISTRIKAN DI MASYARAKAT

Posted by enal Jumat, 03 Agustus 2012 0 comments
Kebutuhan akan listrik saat ini sangatlah penting,menuntut semua elemen sistim energi listrik harus beroperasi pada tingkat kinerja yang baik,mulai dari pembangkitan Energi listrik,transmisi,Gardu Induk,Jaringan distribusi sampai pada pengguna akhir yaitu masyarakat.Begitu banyak masalah kelistrikan di masyarakat,mulai dari harga energy listrik yang terus meningkat,pemadaman listrik bergilir,Tegangan listrik yang turun disaat beban puncak,daftar antrian calon pengguna listrik yang begitu panjang dan masih banyak lagi ,yang munkin menjadi permasalahn kita saat ini.Kami dari Team “jasa kelistrikanMakassar memberikan beberapa  tips dan saran bagaimana menyelesaikan permasalahan kelistrikan yang sering kita dapatkan dan bahkan kita pernah alami di rumah dan di tempat kerja kita.
Masalah-Masalah Kelistrikan
No
Masalah kelistrikan
Penyebab
Tips  & Saran
1
Kemungkinan tegangan yang masuk dirumah atau di kantor anda  mengalami penurunan.
Offkan  semua Beban pada instalasi listrik , Ukur  tegangan yang masuk di kantor atau rumah anda dengan Volt Meter.kalau mengalami  penurunan Tegangan hubungi pihak penyedia energy listrik.Apabila tidak terjadi penurunan Tegangan Instalasi listrik kantor dan rumah anda mengalami permasalahan.Apabila penurunan tegangan nya tidak begitu banyak  Boleh menggunakan Regulator Tegangan  dipasang sebelum masuk Instalasi rumah & kantor anda.  Jatuh tegangan yang di perbolehkan maksimum 2% untuk instalasi penerangan & maksimum 5% untuk instalasi tenaga  .
2
-Kemungkinan Pemakain Listrik anda melebihi kemampuan daya terpasang.
-Terjadi hubung singkat pada Instalasi
-Untuk Pelanggang yang menggunakan daya listrik 3 fase,kemungkinan pembagian beban tiap fase tidak seimbang
-Hitung beban peralatan listrik anda ,apabila pemakaian listrik dirumah anda tidak begitu besar tetapi MCB nya sering jatuh ,periksa besar arus listrik yang masuk kerumah anda dengan menggunakan alat Ukur arus (Tang Ampere).
-Untuk permasalahan Hubung singkat dan pembagian beban untuk pelanggan 3 fase  sebaiknya menggunakan tenaga ahli listrik dalam perbaikannya.
3
Kemungkinan instalasi kantor dan rumah anda tidak mempunyai pentanahan/arde atau instalasi ardenya  tidak memenuhi syarat.Resistansi pentanahan tidak boleh melebihi  5 ohm(PUIL 2000)
-Perbaiki  instalasi pentanahannya  dan pastikan semua kotak kontak dan peralatan listrik  terhubung ke instalasi arde.
4
Kemungkinan terjadi pembebanan melebihi beban kotak kontak,atau bisa juga kotak kontaknya longgar sehingga mengalami panas yang mengakibatkan terbakar
Gunakan kotak kontak sesuai  beban yang diperbolehkan (kapasitasnya tertera pada alat),gunakan kotak kontak yang berkwalitas baik.
5
Kemungkinan di akibatkan Konektor kabel Powernya mengalami  longgar sehingga mengalami panas yg berlebihan,Bisa juga kabel powernya tidak sesuai dengan besar beban yang terpasang(Penampang kabelnya kecil dari KHA nya kuat hantar arusnya)
Ukur besar arus yang masuk ke instalasi listrik rumah atau kantor anda kemudian sesuaikan besar penampang kabelnya dan kencangkan semua koneksi kabel pilih jenis konektor  & kabel yang baik dan memenuhi standar.


Baca Selengkapnya ....

Pembuatan Panel Automatic Transfer Switch (ATS)

Posted by Admin Kamis, 12 Juli 2012 2 comments
Lokasi Proyek : Kantor DPRD Enrekang
Jadwal : Juni 2012
Kegunaan : Transfer Automatis antara listrik dari PLN ke Genset



Baca Selengkapnya ....

TARIF DASAR LISTRIK UNTUK RUMAH TANGGA

Posted by enal Rabu, 30 Mei 2012 0 comments
Tarif Dasar Listrik untuk Rumah
Perhitungan Tarif Dasar Listrik untuk Rumah Tangga Sesuai peraturan presiden Republik Indonesia nomor : 8 tahun 2011, tanggal 7 pebruari 2011, Lampiran II.
di kutip pada sumber berita PLN indonesia. berikut tabel perhitungan tarif dasar listrik rumah :





REGULER

NO
GOLONGAN TARIF
BATAS DAYA
BIAYA BEBAN
(RP/KVA/bulan)
BIAYA PEMAKAIAN
(RP/KWH)
PRA
BAYAR
(RP/KWH)
1
R-1/TR
450 VA
11.000
Blok I  : 0  s.d. 30 KWH   = 169
Blok II : Diatas 30 KWH
             S.d. 60 KWH        = 360
Blok III : Diatas 60 KWH = 495

415
2
R-1/TR
900 VA
20.000
Blok I : 0 s.d 20 KWH      = 275
Blok II : Diatas 20 KWH 
              S.d 60 KWH        = 445
Blok III :Diatas 60 KWH  = 495
605
3
R-1/TR
1.300 VA
*)
790
790
3
R-1/TR
2.200 VA
*)
795
795
3
R-2/TR
3.500 s.d
5.500 VA
*)
890
890
3
R-3/TR
6.600 VA
      Keatas
**)
Blok I = H1 x 890
Blok II = H2 x 1.380
1.330

Catatan :
*)   Diterapkan  Rekening Minimum (RM) :
       RM I = 40 (jam Nyala) x Daya tersambung (KVA) x Biaya pemakaian.
**) Diterapkan Rekening Minimum (RM) :
       RM II = 40(jam nyala) x Daya tersambung (KVA) x Biaya pemakaian Blok I.
      Jam nyala : Kwh perbulan dibagi (KVA)  tersambung.
      H1 : Persentase batas Hemat terhadap jam nyala rata2 nasional x daya tersambung (KVA).
      H2 : Pemakaian Listrik (KWH) – H1.
Besar persentase batas Hemat dan jam nyala rata rata nasional ditetapkan oleh direksi perusahaan perseroan (persero) PT.Perusahaan Listrik Negara  dengan persetujuan menteri Energi dan sumber daya mineral.
Sumber : http://www.pln.co.id/

Baca Selengkapnya ....

Find Us Social Media




Entri yang Diunggulkan

Perakitan Panel Capasitor Bank

Suatu instalasi Listrik gedung,pabrik,tambang memerlukan panel capacitor Bank untuk memperbaiki atau menghindari  transforma...

Entri Populer

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *